Yang saya pelajari adalah … (Blender pert 4)

Pada pertemuan terakhir ini akan membahas mengenai armature, Armature adalah kerangka yang terdiri dari tulang yang banyak dan Setiap tulang dapat memiliki beberapa vertex yang ditugaskan untuk bergerak. Ketika memindahkan tulang, hanya vertex yang ditugaskanlah yang bergerak, dan semua vertex lainnya tetap diam. Tujuannya adalah untuk mengatur tulang pada Armature agar seluruh tulang dapat bergerak lancar dan alami.Armature adalah kerangka.
Langkah pertama yang perlu dibuat adalah sebuah kubus mungkin jika aplikasi baru dibuka sudah muncul kubus, lalu tekan tombol z untuk merubah menjadi mode wireframe agar dapat terlihat seluruh bidang kubus tanpa perlu memutar layar. lalu bagi kedua kubus tersebut dengan loop cut and slide atau dengan menekan tombol ctrl+r pada tengah kubus.
p4-1
Setelah kubus terbagi menjadi dua maka hapus sebagian kubus dengan memilih bagian sebelahnya pada edit mode tekan b dan tarik pada kubus sebelahnya lalu tekan tombol x dan pilih face maka akan nampak setengah kubus dengan bagian yang kosong.
p4-2
Langkah berikutnya adalah membuat kubus yang tadinya sebagian menjadi utuh kembali namun tidak dengan membuat bidang baru tetapi dengan fungsi mirror. Pada objek mode klik kanan kubus lalu pilih object modifiers dan pilih mirror pada option mirror centang huruf Y maka sebagian kubus akan muncul. Dengan fungsi mirror ini dalam melakukan scale, transition, maupun menarik suatu bidang hanya dengan satu langkah yaitu menarik salah satu kubus maka mirror akan mengikuti apa yang dilakukan kubus sebelahnya.
p4-3
Jika sudah mengerti tentang mirror maka buatlah animasi seperti robot dengan kubus ini dengan menekan tombol e pada bagian bawah kubus dan tarik searah sumbu z untuk membentuk badan. Bagi setiap kubus dengan ctrl+r untuk membuat sebuah tangan dan tarik kembagi bidang tersebut dengan tombol e. ulangi cara tersebut untuk membuat kaki sehingga membentuk robot seperti gambar di bawah ini.
p4-4
Langkah selanjutnya adalah memberikan armature pada objek yang sudah dibuat tadi. Klik pada menu add pilih single bone pada menu armature maka akan muncul objek seperti prisma dan disetiap ujung terdapat bola kecil dan bola besar. Yang dapat digunakan adalah bola kecilnya karena bola kecil tersebut digunakan sebagai engsel atau untuk lekukannya, sedangkan bola besar digunakan untuk penompang dari engsel tersebut. aturlah armature tersebut sehingga terlihat berada didalam objek dan berada di tengah.
p4-5
Jika armature sudah berada di tengah objek, armature tersebut belum bisa terlihat di objek mode sehingga agar terlihat klik kanan pada armature dan pada option armature centang pada X Ray agar timbul pada objek.
p4-6
Agar objek yang dibuat dapat bergerak sesuai engselnya maka buatlah beberapa armature yang terhubung dengan armature utama. Pada edit mode klik kanan pada bola kecil yang berada di armature lalu tekan tombol e dan tarik searah sumbu yang diinginkan. Untuk membuat engsel dikaki bola yang ditarik tidak boleh bola yang besar sehingga perlu subdivide agar membentuk armature menjadi 3 ke bawah dan tarik pada bola kecilnya sehingga membantuk kaki seperti gambar di bawah.
p4-7

p4-8

p4-9
Setelah sebuah armature dibentuk menyerupai tulang manusia maka pindah pada object mode dan klik kanan pada objek robot terlebih dahulu lalu shift klik kanan pada armaturenya dan tekan tombol ctrl+p dan pilih with automatic weight agar armature yang sudah dibuat menyerupai tulang manusia yang bisa menggerakkan dagingnya.
p4-10
Setelah membuat satu antara tulang dan dagingnya, klik pada armature di objek mode dan pilih menjadi pose mode menu tersebut berada di menu objek mode dan edit mode. Jika berhasil disatukan maka ketika tulang digerakkan objek yang didalamnya terdapat tulang tersebut ikut bergerak seperti gambar di bawah.
p4-11
Langkah terakhir adalah membuat tulang tersebut dapat bergerak secara berulang-ulang tanpa harus menggeser tulang pada setiap frame. Dengan cara pada frame 1 tentukan gerakan pertama yang dilakukan lalu tekan tombol I pada layar dan pilih locrotscale yaitu mengunci lokasi, rotasi dan ukuran, masih di frame 1 pilih pose menu yang berada di bawah kiri dan pilih copy pose atau ctrl+c. Pindah pada frame 20 misalnya, ke menu pose lalu pilih paste x flipped pose dan tekan tombol I untuk menunci seperti cara sebelumnya. Lalu jalankan animasinya dengan klik play pada menu bawah layar atau tekan shift+a maka hasilnya akan seperti gambar di bawah ini.
p4-12

p4-13

Advertisements

Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s